PENTINGNYA PERKEMBANGAN KARIER BAGI GENERASI-Z
Lowongan | 04 Februari 2026 00:00 wib
Generasi Z, yang lahir antara pertengahan 1990-an dan awal 2010-an, adalah
kelompok yang tumbuh di tengah pesatnya kemajuan teknologi digital dan globalisasi.
Karena mereka keturunan digital, mereka sudah terbiasa dengan internet, media sosial, dan
perangkat teknologi sejak usia dini, yang membuat mereka generasi yang fleksibel dan
inovatif dalam menghadapi perkembangan zaman. Dengan masuknya ke dunia kerja,
Generasi Z membawa pandangan baru yang berbeda dari generasi sebelumnya. Mereka tidak
hanya mencari uang stabil, tetapi mereka juga mencari pekerjaan yang memberi mereka arti,
fleksibilitas, dan peluang untuk berkembang secara profesional dan pribadi. Mereka
cenderung memilih tempat kerja yang memberikan peluang untuk belajar dan berinovasi serta
keseimbangan antara kehidupan pribadi dan pekerjaan.1. Karakteristik Generasi Z dalam Dunia Kerja
Sebagai generasi yang tumbuh bersama teknologi, Gen Z sangat akrab dengan dunia digital dan media sosial. Mereka cenderung memilih pekerjaan yang tidak hanya memberikan penghasilan, tetapi juga memiliki nilai dan makna yang sejalan dengan tujuan hidup mereka. Gen Z mencari lingkungan kerja yang inovatif, fleksibel, dan mendukung keseimbangan
antara pekerjaan dan kehidupan pribadi. Mereka juga menempatkan pengembangan keterampilan dan pembelajaran berkelanjutan sebagai prioritas utama dalam karir mereka
2. Tantangan dan Peluang Perkembangan Karir Gen Z Perubahan cepat dalam teknologi dan pasar kerja global menuntut Gen Z untuk memiliki keterampilan adaptasi yang tinggi serta kemampuan digital yang kuat. Mereka harus mampu mengelola waktu, memprioritaskan keterampilan penting, dan mencari mentor untuk mendukung perkembangan karir. Tantangan lain adalah memastikan keselarasan antara ekspektasi karir mereka dengan dukungan dari orang tua dan lingkungan sekitar, yang dapat mempengaruhi kematangan dan keyakinan dalam pengambilan keputusan karir
Pengembangan karir Gen Z dapat dilakukan melalui beberapa langkah penting:
- Perencanaan Karir yang Matang
Memahami tahapan perkembangan karir sejak usia dini membantu Gen Z menentukan aspirasi dan mengasah kapasitas sesuai minat dan kemampuan mereka citeturn0search1.
- Pemanfaatan Teknologi Digital
Menggunakan platform digital untuk belajar, berkolaborasi, dan membangun jaringan profesional sangat penting dalam membangun karir di era digital
- Pendidikan dan Pelatihan Berkelanjutan
Mengikuti kursus online, workshop, dan pelatihan yang relevan dapat meningkatkan kompetensi dan daya saing di pasar kerja
- Mencari Lingkungan Kerja yang Mendukung
Lingkungan kerja yang fleksibel, inklusif, dan memiliki program pengembangan karir yang jelas akan meningkatkan motivasi dan retensi Gen Z di perusahaan
- Menjaga Keseimbangan Hidup dan Kerja
Gen Z sangat menghargai work-life balance, sehingga memilih pekerjaan yang memungkinkan mereka memiliki waktu berkualitas di luar pekerjaan menjadi hal yang krusial
4. Peran Organisasi dan Pendidikan dalam Mendukung Perkembangan Karir Gen Z
Organisasi dan institusi pendidikan memiliki peran penting dalam memfasilitasi perkembangan karir Gen Z. Program pelatihan, mentoring, dan pembelajaran berbasis teknologi harus diintegrasikan untuk menyiapkan mereka menghadapi tantangan global dan Society 5.0. Selain itu, dukungan orang tua dan keselarasan nilai antara keluarga dan individu menjadi faktor pendukung keberhasilan karir Gen Z
Faktor yang mempengaruhi gaya berkarir dan motivasi dari generasi Z mengenai tema kemapanan, pekerjaan serta makna pekerjaan adalah sebagai berikut. Pertama, Adalah motivasi berbasis makna dan dampak sosial. Artinya, Motivasi dari generasi Z ditandai oleh pekerjaan yang memiliki arti dan tujuan bagi mereka. Berbeda dari generasi sebelumnya yang terfokus pada penghasilan dan kestabilan pekerjaan pada generasi Z memilih pekerjaan yang bahasa kontribusi positif bagi kawasan dan dirinya sendiri. Yang signifikan untuk diungkap terkait faktor ini adalah perilaku dari generasi Z yang memilih perusahaan dan pekerjaan yang sejalan dengan nilai-nilai dan prinsip tersebut . Kedua adalah lingkungan kerja yang mendukung dan fleksibel. Generasi Z memilih gaya kerja yang kondusif, sehat, dan fleksibel. Mereka membutuhkan atau menginginkan kebebasan dalam mengatur tiap waktu di manapun, dari faktor ini di jadikan tumbuhnya persebaran kerja hybrid yang boleh memiliki kinerja lebih baik dari pada onsite tersebut. Atasan atau pimpinan yang mendukung pengembangan diri dan inovasi serta memberikan otonomi mempunyai faktor utama untuk membentuk motivasi tersebut. Yang terakhir tetapi yang paling menentukan adalah salah satunya yaitu keinginan untuk belajar dan bercita-cita. Itu adalah motivasi yang penting bagi generasi Z. Mereka ingin memperoleh pekerjaan yang menawarkan pelatihan, umpan balik positif, dan kesempatan untuk belajar. Namun, tidak seperti dua generasi terakhir, poin pencaharian berbeda: Rasa keinginan untuk belajar dan berkembang gen z dari segi peluang mencoba hal baru secara langsung. Prinsip kewirausahaan dan inovasi sangat menarik bagi mereka, karena mereka ingin
berkontribusi secara aktif dan kreatif dalam pekerjaan sehari-hari. Penelitian menunjukkan bahwa lingkungan kerja yang memadai secara signifikan meningkatkan motivasi kerja Gen Z. Jika suasana kerja dianggap nyaman, inklusif, dan mendukung akselerasi karir, maka tingkat motivasi dan komitmen mereka pada organisasi Anda meningkat, yang pada gilirannya mendukung kinerja optimal dan tanggung jawab tinggi. Kompleksitas gen z motivasi dalam bekerja adalah pengaruh faktor internal dan eksternal. Pilihan karir gen z dipersonalisasi ke tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya: faktor hari ini tidak terbatas pada gaji. Bahkan, sebaliknya, nilai pribadi, tujuan hidup, keinginan berkontribusi, dan lain-lain menentukan apakah penghasilan akan meningkat di tempat pertama.
DAFTAR PUSTAKA
- Audizein. (2023). Generasi Z dan dunia karier. Kompasiana.
- Nafira, & Sari. (2023). Perkembangan karier generasi Z. Undip PAK Repository.
- Kumparan. (2023). Pengembangan karier untuk Gen Z: Menavigasi masa depan potensial.
- Gramedia. (2024). Sikap kerja Gen Z: Mengapa mereka menjadi generasi....
- Indobot Blog. (2023). Karier generasi Z: Keterampilan yang dibutuhkan di era digital.
- Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan. (2024). Budaya kerja Gen Z:
- Membangun lingkungan kerja yang lebih fleksibel dan berarti.
- Hanifah, H., & Wardono, P. (2020). Analisis motivasi kerja generasi Z yang dipengaruhi oleh
lingkungan kerja dan komitmen kerja. Journal of Trends Economics and Accounting
- Research, 4(1), 107-115.
- Ridwan Institute. (2023). Motivasi kerja generasi Z: Kajian literatur. Action Research
Literate, 9(1).
- Kresnoputro, D. (2024, November 15). Apa yang paling dibenci Gen Z di tempat kerja.
LinkedIn.
- Putri, P. K. (2024). Gen Z di dunia kerja: Kepribadian dan motivasi jadi penentu produktivitas
kerja. Akademik: Jurnal Mahasiswa Ekonomi & Bisnis, 4(1), 30-38.
Dibuat Oleh :
Lewi
Mahasiswa Perhotelan Universitas Ciputra Surabaya
cleavantlewi@gmail.com