Internship, Certification, and Employability

Pusat Sertifikasi dan Kesiapan Kerja
Wednesday, 04 Feb 2026

Teknologi 2025: Antara Kecanggihan dan Keresahan Mahasiswa

Berita Umum | 04 Februari 2026 00:00 wib Tahun 2025 sudah di depan mata, dan teknologi berkembang lebih cepat dari skripsi yang belum selesai. Dari kecerdasan buatan (AI) yang makin pintar, jaringan 5G yang super ngebut, sampai metaverse yang katanya bakal jadi dunia kedua kita—semua bikin hidup kita berubah, termasuk sebagai mahasiswa. Tapi, di balik semua kecanggihan itu, ada juga keresahan yang muncul. Yuk, kita bahas tren teknologi terkini yang bakal (atau sudah) memengaruhi hidup kita sebagai mahasiswa di Indonesia.
- AI: Dari Asisten Virtual hingga Teman Curhat
AI sekarang bukan cuma soal robot di film sci-fi. Di 2025, AI udah masuk ke banyak aspek kehidupan kita. Mulai dari asisten virtual yang bisa bantuin kita nyari referensi buat tugas, sampai aplikasi medis yang bisa bantu diagnosa penyakit dengan akurat (kumparan.com). Menurut Time, AI bakal makin canggih dengan hadirnya 'agentic systems' yang bisa ngerjain tugas kompleks secara mandiri (time.com). Bayangin punya AI yang bisa bantuin kita ngerjain tugas kuliah atau bahkan ngatur jadwal harian kita. Tapi, tentu aja, kita harus tetap waspada sama isu privasi dan keamanan data. Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) Kecerdasan Buatan merupakan salah satu teknologi yang paling banyak dikembangkan saat ini. AI memungkinkan mesin untuk belajar dari data, mengenali pola, dan membuat keputusan tanpa campur tangan manusia secara
langsung. Aplikasi AI sangat luas, mulai dari chatbot layanan pelanggan, analisis data besar (big data), hingga kendaraan otonom. Perusahaan-perusahaan besar seperti Google, Amazon, dan Microsoft telah banyak menginvestasikan sumber daya untuk mengembangkan teknologi AI.

- 5G: Internet Ngebut, Hidup Makin Cepat
Jaringan 5G udah mulai merata di Indonesia, dan dampaknya kerasa banget. Streaming video tanpa buffering, main game online tanpa lag, sampai kuliah online yang lebih lancar (ratu.ai). Dengan 5G, teknologi lain seperti augmented reality (AR) dan virtual reality (VR) juga makin berkembang. Kita bisa belajar dengan simulasi interaktif yang bikin materi kuliah jadi lebih menarik (cloudcomputing.id). Tapi, jangan lupa juga sama tantangan infrastruktur dan biaya yang masih jadi PR di beberapa daerah. Dengan adanya 5G, aplikasi-aplikasi seperti kendaraan tanpa pengemudi, augmented reality, dan operasi jarak jauh menjadi lebih memungkinkan untuk diimplementasikan secara luas. Negara-negara maju telah mulai menggelar infrastruktur 5G secara masif.

- Internet of Things (IoT): Semua Terkoneksi
IoT adalah konsep di mana berbagai perangkat terhubung ke internet dan bisa saling komunikasi. Di 2025, IoT makin meluas dari kulkas yang bisa pesen bahan makanan sendiri, sampai mobil yang bisa ngatur rute perjalanan biar nggak kena macet
(selintas.info). Buat kita sebagai mahasiswa, IoT bisa bantu ngatur kehidupan kampus. Misalnya, sistem absensi otomatis, pengaturan jadwal kuliah, sampai pengelolaan fasilitas kampus. Tapi, lagi-lagi, keamanan data jadi isu penting. Metaverse: Dunia Virtual yang Semakin Nyata Metaverse udah bukan cuma konsep di film. Dengan dukungan AR dan VR, metaverse
jadi tempat kita bisa belajar, kerja, dan bersosialisasi secara virtual (kumparan.com). Bayangin kuliah di ruang kelas virtual dengan avatar, atau nongkrong bareng temen di kafe digital. Seru, kan? Tapi, kita juga harus siap sama tantangan baru, seperti adaptasi teknologi dan potensi kecanduan dunia virtual. Keamanan Siber: Privasi di Era Digital Semakin banyak data yang kita simpan secara digital, semakin besar juga risiko keamanan siber. Peretasan, pencurian data, dan serangan ransomware jadi ancaman nyata (binus.ac.id). Perusahaan dan institusi pendidikan mulai berinvestasi dalam keamanan

siber, termasuk penggunaan AI untuk mendeteksi serangan secara real-time. Buat kita, penting banget untuk paham soal keamanan digital dan menjaga privasi data pribadi. Kendaraan Otonom: Menuju Transportasi Masa Depan Teknologi kendaraan otonom terus berkembang, dan di 2025, kita mulai lihat mobil yang bisa nyetir sendiri dalam kondisi tertentu (cloudcomputing.id). Mercedes dan Tesla udah jadi pionir dalam teknologi ini. Buat mahasiswa yang sering pulang-pergi kampus, kendaraan otonom bisa jadi solusi transportasi yang lebih aman dan efisien. Tapi, tentu aja, masih banyak regulasi dan infrastruktur yang perlu disiapkan. Teknologi Blockchain Blockchain merupakan teknologi yang awalnya dikembangkan sebagai dasar untuk mata uang kripto seperti Bitcoin. Namun, potensinya jauh melampaui itu. Blockchain menawarkan transparansi, keamanan, dan desentralisasi dalam pengelolaan data. Aplikasi blockchain kini berkembang ke berbagai bidang seperti logistik, perbankan, dan kesehatan. 


- Realitas Virtual dan Augmented Reality (VR/AR)

VR dan AR adalah teknologi yang memberikan pengalaman imersif kepada pengguna. VR menciptakan lingkungan digital sepenuhnya, sedangkan AR menambahkan elemen digital ke dunia nyata. Teknologi ini digunakan dalam bidang hiburan, pelatihan, pendidikan, dan bahkan medis. Kemajuan perangkat keras dan perangkat lunak membuat teknologi ini semakin mudah diakses.

Daftar Pustaka :
- Menyambut 2025: Tren Teknologi yang Akan Mengubah Kehidupan Sehari-hari, kumparan.com.
- 5 Tren Teknologi yang Akan Mengubah Dunia di 2025, selintas.info.
- Tren Teknologi di Tahun 2025, ratu.ai.
- Tren Teknologi IT yang Akan Mendominasi di Tahun 2025, binus.ac.id.
- Predictions for AI in 2025, time.com.
- Tren Teknologi 2025, cloudcomputing.id.
- Russell, S., & Norvig, P. (2020). Artificial Intelligence: A Modern Approach. Pearson.
- Greengard, S. (2015). The Internet of Things. MIT Press.
- Zhang, Y., Wang, Y., & Sun, L. (2020). 5G Networks: Opportunities and Challenges. IEEE Communications Magazine.
- Erl, T., Mahmood, Z., & Puttini, R. (2013). Cloud Computing: Concepts, Technology & Architecture. Prentice Hall.
- Nakamoto, S. (2008). Bitcoin: A Peer-to-Peer Electronic Cash System.

- Milgram, P., & Kishino, F. (1994). A Taxonomy of Mixed Reality Visual Displays. IEICE Transactions on Information and Systems.


Dibuat Oleh :

Malvin Ramdhan H


Dilihat 1 kali
Artikel Terkait
Link